Kuliah keluar negeri tentu menjadi impian banyak orang, apalagi tanpa harus merogoh kocek sepeserpun, hmm siapa sih yang tidak mau. Sebenarnya, impian seperti ini bisa diwujudkan oleh semua orang, asalkan mau berusaha, disertai dengan do’a serta restu orang tua, pasti deh bakal lancar jaya.
Banyak di berbagai belahan dunia yang menawarkan program beasiswa, baik itu yang bersifat Fully-Funded (beasiswa penuh) maupun Partial-Funded (beasiswa parsial). 
Seperti beasiswa yang ditawarkan oleh Pemerintah Turki ini. Penasaran kan dengan beasiswanya? Yuk, kita kepoin dan kenali lebih jauh beasiswa satu ini. 
 
Beasiswa Pemerintah Turki 
 
Beasiswa ini diinisiasi pada tahun 2010. Pada tahun ini pula program beasiswa ini resmi diberi nama Turkiye Burslari Scholarship dan telah menerima sekitar 40.000 pendaftar ditahun pertamanya. Beasiswa ini umumnya dikenal dengan nama Yurtdışı Türkler ve Akraba Topluluklar Başkanlığı (YTB). Dilansir dari akun media sosial resmi Abdullah Eren selaku President of Turkiye Burslari Scholarship, beliau menuliskan bahwa pada tahun 2020 beasiswa ini menerima sekitar 155.700 pendaftar dari 172 negara.
 
TOEFL dan IELTS tidak wajib (opsional)
 
Pada umumnya, beasiswa dalam dan luar negeri mensyaratkan adanya sertifikat bahasa seperti TOEFL, IELTS & TOAFL bagi pendaftarnya. Tetapi berbeda halnya dengan beasiswa yang satu ini, sertifikat bahasa hanya bersifat opsional saja. Meskipun faktanya kebanyakan yang lulus beasiswa ini adalah mereka yang menyertakan sertifikat bahasa ketika mendaftar. Namun perlu diingat!!!! Ketika seseorang memiliki modal dalam sertifikat bahasa, dia bisa menggunakan sertifikat tersebut untuk mendaftar beasiswa yang lain seperti LPDP, Fulbright, dll. serta peluang untuk lulusnya juga semakin besar.
 
Perguruan tinggi negeri di Turki umumnya menggunakan Bahasa Turki sebagai bahasa pengantar perkuliahan. Oleh karena itu, apabila kalian dinyatakan telah diterima pada program beasiswa ini, maka kalian wajib mengikuti kelas persiapan Bahasa Turki (TOMER) selama setahun sebelum memasuki bangku perkuliahan.
 
Durasi Beasiswa 
 
Beasiswa YTB adalah salah satu beasiswa yang bersifat Fully Funded (Beasiswa penuh). Adapun durasi beasiswanya untuk program Sarjana adalah 5 tahun (setahun prog. Bahasa), Magister selama 3 tahun (setahun prog. Bahasa) serta Doktoral selama 5 tahun (Setahun prog. Bahasa). Fakta yang paling menarik lainnya dari beasiswa ini adalah kalian bisa melakukan perpanjangan beasiswa maksimal setahun dari durasi yang seharusnya. Tetapi sayangnya, kalian hanya akan mendapatkan uang saku setengahnya saja dari beasiswa ini.
 
Program Wisuda Tahunan  
 
Pernah nggak sih kalian membayangkan ketika wisuda akan dihadiri oleh Bapak Presiden? Pasti senangnya tiada tara kan? Nah ini yang dirasakan oleh penerima beasiswa YTB ketika wisuda tahunan diadakan. Pasalnya, setiap program wisuda tahunan YTB dihadiri oleh Bapak Presiden Turki dan Presiden YTB tentunya. Eitsssss…. Luar biasanya lagi adalah akomodasi untuk mengikuti kegiatan ini ditanggung oleh YTB loh….. keren banget kan?
 
Program Beasiswa yang Unik dan Paket Komplit
 
Program beasiswa ini bisa dibilang unik. Kenapa? karena beasiswa ini sudah termasuk satu paket dengan universitas. Ketika mendaftar, kalian diperbolehkan memilih 12 universitas. Disarankan untuk research kampus terlebih dahulu sebelum memilih, karena yang menentukan dimana pendaftar akan ditempatkan adalah pihak YTB. 
 
Ketika kalian sudah dinyatakan lulus beasiswa ini, maka secara otomatis akan diinformasikan pula penempatan universitasnya. Jadi enak dan nyaman banget bukan? Kalian tidak usah repot repot berburu LoA sana sini. 
 
Program Pengembangan Diri dalam Bentuk Short Course, dsb. 
 
Beasiswa YTB selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk penerima beasiswanya. Bukan tanpa alasan, penerima beasiswa ini rutin diberikan kelas pelatihan atau short course. Misalnya pada bulan Ramadan 2020, YTB bekerjasama dengan Islamic Institute for Development & Research (IIDR) dalam program Qur’an Course dan program keagamaan lainnya, yang dibawakan oleh narasumber dari berbagai negara seperti United Kingdom (UK) dan Negara Timur Tengah lainnya. Umumnya, ketika seseorang ingin mengikuti Short Course ini, peserta harus merogoh kocek sebesar 150 USD/course, tetapi khusus untuk penerima beasiswa YTB, program ini bisa diikuti secara gratis dan akan mendapatkan sertifikat kegiatan.   
 
Menarik bukan?? Nah, tunggu apalagi, siapkan diri, dan susun targetmu setelah membaca ini. 😉
 
(Source pict: Canva)
Ditulis oleh:


Yadi Rahmat 
(Founder Padaidi Go Abroad)