Ada banyak orang yang menginginkan kuliah di Luar Negeri, tapi tidak sedikit yang putus asa hanya karena latar belakang asal daerah dan sekolah yang terpencil maupun tidak terkemuka. Tentu hal ini adalah kesalahan besar. Mengapa? kuliah di luar negeri sebenarnya tidak mensyaratkan dua hal tersebut. Memang ada banyak hal yang tidak bisa diubah, sebut saja seperti tempat lahir, tahun lahir atau bahkan memilih dari rahim siapa ingin dilahirkan. Semua itu memang tidak bisa diubah, tapi manusia bisa berencana, bermimpi serta menentukan dengan jalan apa mimpinya akan tercapai

Poin pentingnya adalah alasan kita untuk kuliah di luar negeri selain harus benar tetapi juga harus baik. Tidak sedikit yang berniat untuk kuliah di luar negeri hanya untuk kebutuhan media sosial, mengejar like dan followers. Hal ini memang manusiawi, hanya saja untuk dijadikan prioritas tentu bukanlah hal baik. Orang-orang yang ingin kuliah di luar negeri tentu mimpinya tidak serendah itu. Ada banyak hal yang perlu dicapai bagi orang-orang yang kuliah di luar negeri. Karena itu, kebutuhan akan media sosial perlu dikesampingkan. 

Mengapa harus kuliah di luar negeri..? Berikut alasannya: 

1. Membuka Pikiran 

Lingkungan tentu sangat berpengaruh terhadap cara pandang atau cara berpikir. Orang yang selama hidupnya hanya menjelajahi satu tempat, tentu sangat berbeda pandangan dengan orang yang berkelana di banyak tempat. Ibarat katak dalam tempurung yang hanya bisa melihat kegelapan sepanjang waktu tentu berbeda dengan burung yang bisa terbang bebas menjelajah kemana saja dengan pemandangan yang penuh warna. Ada banyak orang yang tidak mau membuka diri dengan perbedaan yang ada karena terbiasa dengan hal yang sama sejak lama. Bahkan kadang menghakimi atau memandang negatif perbedaan yang ada. Padahal perbedaan merupakan keniscayaan bahkan keunikan yang perlu dirawat dengan menumbuhkan sikap saling menghargai. 

Kuliah di luar negeri tentu menyuguhkan berbagai pemandangan dan keanekaragaman, mulai dari warna kulit, budaya dan perilaku manusia yang berbeda-beda. Hal ini akan membuka pikiran kita bahwa hidup di dunia ini tidak hanya kita sendiri atau hanya golongan/kaum kita saja, tetapi ada banyak orang dengan segala perbedaannya. Cara berpikir pun juga begitu, sebut saja International Islamic University Malaysia (IIUM), ada lebih dari 100 perwakilan negara yang kuliah disana, bisa dibayangkan berapa banyak perbedaan yang bisa ditemui. Bisa dibayangkan pula bagaimana jadinya jika kita tidak mampu/mau menerima perbedaan yang ada. Jadi, belajar di luar negeri mengajarkan bagaimana menerima perbedaan-perbedaan yang ada, fokus pada tujuan dan selalu berpikir positif. 

2. Kedewasaan 

Berada jauh dengan orang-orang tercinta tentu bukanlah hal yang mudah, tetapi itulah yang akan mengantarkan kita menjadi lebih dewasa baik dalam berpikir maupun bertindak. Kuliah di luar negeri akan membuat kita semakin dewasa, berbeda halnya dengan orang-orang yang masih tinggal dengan keluarganya. Kalau punya masalah, ada yang bisa membantu, dan ada tempat untuk menyelesaikan masalah dengan keluarga. Artinya keluarga masih menjadi perisasi terhadap masalah yang dihadapi. Ketika kuliah di luar negeri, kita harus benar-benar mengatasi masalah itu sendiri, mulai dari permasalahan internal maupun eksternal. Bahkan saat kita sakit pun, tetap harus berjuang sendiri. 

Begitu juga dalam mengatur keuangan, kita dituntut untuk cekatan dalam bertindak serta harus berhemat dalam kebutuhan dan inilah semua yang melatih kedewasaan kita. Tidak hanya itu, di luar negeri kita juga akan belajar menggunakan waktu sebaik mungkin untuk kepentingan akademik. Akan sangat berbeda ketika S1 yang masih bisa santai saat belajar. Dalam hal pelajaran, tidak boleh ada satu materi pun yang tidak dipahami, karena pasti akan berefek kedepannya. Jadi betul-betul harus dengan perjuangan yang keras. Sistem di luar negeri itu peduli kita sudah baca atau belum bahan bacaan yang diberikan, istilahnya “tidak ada kompromi”. Meskipun ada kedekatan dengan dosen terkait, tapi mereka tetap akan objektif dalam hal akademik. Dengan kondisi yang seperti ini, maka kita pasti akan belajar lebih dewasa. 

3. Bahasa 

Dalam berinteraksi dengan orang-orang di luar negeri tentunya tidak mungkin menggunakan bahasa Indonesia, apalagi menggunakan bahasa daerah. Inilah salah satu keuntungan belajar di luar negeri. Jika selama ini kita hanya mendapatkan sekedar teori, maka saat belajar di luar negeri kemampuan kita akan betul-betul diasah karena praktiknya akan dilakukan setiap hari. Setiap hari pasti kita akan terbiasa mendengarkan mereka ngobrol yang mungkin awalnya kita tidak mengerti. Tapi kita bisa belajar sedikit demi sedikit bahasa mereka. Seperti teman kita yang dari cina, thailand, dan lain sebagainya. 

4. Nasionalisme 

Pada poin ini, ketika belajar di luar negeri, ada keinginan untuk memperlihatkan keindonesiaan kita. Karena memang di mata orang-orang luar, Indonesia itu terkenal dengan keramahannya, salah satu kebiasaan kita adalah saling menyapa ketika bertemu dengan sesama orang Indonesia di luar negeri. Berbeda dengan orang-orang dari negara lain yang meskipun berteman telihat lebih independent dan komunikasinya terkesan datar dan tidak se-heboh orang Indonesia. Ini yang membuat mereka bangga dengan orang Indonesia. Tak jarang orang di luar negeri sangat menantikan even-even dari Indonesia karena senang dengan berbagai pergelaran budaya yang ditampilkan. Salah satunya adalah tari-tarian. 

Selama berada di luar negeri, maka kita dipandang sebagai perwakilan dari negara kita. Apa dan bagaimana kita adalah cerminan negara kita. Mau tidak mau, kita harus menunjukkan cerminan yang terbaik bahwa inilah kita Indonesia. Jadi di luar negeri itu jiwa nasionalis kita merasakan hal yang berbeda. Bahkan mendengarkan lagu Indonesia raya diperdengarkan di negara orang lain, itu membuat kita terharu dan bangga menjadi bagian dari Negara Indonesia tercinta 

5. Nilai Jual 

Poin ini merupakan salah satu dari banyak alasan orang-orang memutuskan untuk kuliah di luar negeri. Ketika selesai belajar di luar negeri, mayoritas semuanya akan pulang ke negera masing-masing. Hal yang manusiawi jika kita ingin bekerja setelah studi. Nah lulusan luar negeri pasti memiliki nilai jual tersendiri di mata perusahaan atau universitas. Pihak perusahaan atau universitas paham bahwa perjuangan menghadapi kehidupan baru, masalah-masalah baru, pelajaran-pelajaran baru pasti sangat berbeda dengan yang lainnya. Skill pun pasti berbeda. Hal ini terjadi karena para lulusan luar negeri pastilah memiliki pengalaman yang memadai. Skill bahasa yang tidak diragukan lagi. 

Inilah 5 poin yang menjadi alasan Why do We have Study Abroad. Semoga tulisan ini bermanfaat dan semoga menjadi penyemangat bagi para Scholarship Hunters. 
"Gagal mungkin sering, tapi kita tau, menyerah bukanlah Pilihan."

(Source pict: Canva)
Ditulis oleh:


Wildana 
(CO- Founder Padaidi Go Abroad)